Slider

Profil Madrasah

AL ITTIHAD

ARTIKEL

SERBA SERBI

SISWA

Gallery

» » » INTERMEZZO



INTERMEZZO
intermezzo
Indonesia termasuk salah satu negara yang menggunakan sistem non militer (rakyat tidak boleh menggunakan senjata). Di indonesia sendiri senjata di gunakan untuk lembaga permasyarakatan seperti polisi, tentara dll. Memang dalam UUD 1945 tidak menerapkan warga negara indonesia wajib ikut militer, coro kasarane pihak berwajib iku wes “kemlinti”. Beda dengan negara – negara lain yang menggunakan sistem militer, rakyat di wajibkan ikut militer (wamil). 

Coba seandainya kita bayangkan seandainya di negara yang menggunakan sisrem militer tiba – tiba terjadi jajahan atau peperangan semua yang ada di dalam negara tersebut secara tidak langsung sudah memiliki persiapan yang cukup matang, karena antara rakyat dengan kekuatan militer bisa saling menguatkan dan rakyat sudah faham strategi militer.
Dan sekarang kita lihat di indonesia maaf bukan maksud untuk merendahkan indonesia, tapi saya menulis artikel ini bertujuan untuk membangun atau menumbuhkan supaya indonesia menjadi negara yang lebih berkembang atu bahkan maju. Jika seandainya di indonesia terjadi peperangan seperti di era 30-an apa yang di lakukan rakyat kalau tidak hanya menyerang dengan alat di sekelilingnya tanpa menggunakan teori perang. Yang jadi pertanyaan apakah kekuatan militer bisa mengatasi itu semua dan bisa melindungi beratus – ratus juta jiwa...???
Nah dari situlah kita berfikir namun seandainya di indonesia sendiri dilakukan sistem militer sebagian besar dari rakyat mungkin malah salah di gunakan, pemerintah teros kudu kon piye..?? ngene salah,, ngono salah..!! itulah susahnya jadi pemerintah.
Seandainya kita amati di indonesia sudah banyak game – game yang hampir sebagian nyata seperti contoh : balap motor yang di kemudikan sendiri di depan layar kaca. Jika game semacam itu bisa di buat kenapa kok belum ada game peperangan atau petarungan yang menggunakan senjata seperti sengguhan, tetapi di mainkan dalam game itukan secara tidak langsung juga sedikit melatih kita untuk berlatih menggunakan senjata yang benar.
Maka dari itu cobalah pemerintah memperhatikan sistem pertahanan di negara kita dan cobalah rakyat juga harus bisa mengerti apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah. Pasti pemerintah tujuan utamanya untuk mensejahterakan rakyatnya. Ojo muk iso protes, dema demo thok. Dengan demikian kita sudah bisa meliahat keuntungan dari negara yang menggunakan sistem wajib militer (wamil) bahwa negara tersebut merasa aman dan untuk mengantisipasi ancaman dari militer maupun sipil. (Acmad ma’ruf)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply